Monday, June 24, 2013


13 Aurat Wanita 

1. Bulu kening (Alis)

Menurut Bukhari, Rasullulah melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan bulu kening (Petikan dari Hadits Riwayat Abu Daud Fi Fathil
 Bari)

2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng

Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31. Keterangan: Menampakkan kaki dan mengayunkan/ melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng, sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah)

3. Wangi-wangian

Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berkumpul itu kata orang
sekarang hidung belang (Petikan dari Hadits Riwayat Nasa’i, Ibn Khuzaimah dan Hibban)

4. Dada

Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bagian depan dada-dada mereka. (Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31)


PROSES KEMATIAN DAN HANCURNYA TUBUH KITA

DALAM HITUNGAN WAKTU

Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar.
Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit ...

Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit ...

Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.

3 Menit ...

Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit ...

Pupil mata membesar dan berselaput.
Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit ...

Penghubung ke otak mulai mati.

Sunday, June 23, 2013

Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban


بسم الله الرحمن الرحيم
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
 Rasululloh صلى الله عليه و سلّم  bersabda:
(يَطَّلع الله إلى خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا مشرك أو مشاحن )
Allah عزّوجلّ melihat kepada makhluknya pada malam nishfu sya’ban, maka Allah mengampuni mereka semua kecuali orang yang musyrikdan musyaahin “.
 ( و في رواية: ( ينزل ربّنا تبارك و تعالى ليلة النصف من شعبان فيغفر لكلّ نفس إلا مشرك و مشاحن
Dalam riwayat yang lain:
“Allah -Tuhan kita- turun pada malam nishfu Sya’ban, seraya mengampuni semua jiwa kecuali yang musyrik dan musyaahin”.
Hadis ini dikeluarkan oleh Imam Utsman bin Sa’id Ad-Darimi[1] dalam kitabnya “Ar-Roddu ‘alal Jahmiyyah”